Archive for July, 2009
Scarf from chenile yarn


A quick and easy project for the day.
Material: black chenile with bright thin yarn, knitted together
Knitting needle: 10.0 mm
Method: knitting - garter stitch
Finished in one day
It's quite warm but not too heavy, so I'd be happy to wear it at night. But I guess I have to let it go to my mom's wardrobe, she falls in love in it even before it's finished...
well... ok, I'll make another one for myself...
hmmmm... later..
Comments are off for this post
Scarf from chenile yarn


A quick and easy project for the day.
Material: black chenile with bright thin yarn, knitted together
Knitting needle: 10.0 mm
Method: knitting - garter stitch
Finished in one day
It's quite warm but not too heavy, so I'd be happy to wear it at night. But I guess I have to let it go to my mom's wardrobe, she falls in love in it even before it's finished...
well... ok, I'll make another one for myself...
hmmmm... later..
Comments are off for this post
Cable Earflaphat
Kado dari Agha
Sejak senin Agha mulai mau angkat badan dan kepalanya pas tengkurep. Nah ini pas sempat didokumentasikan, dan durasi angkat2nya lebih lama. Hmmm, kado terbaik dari Agha untuk ultah Bunli tahun ini. Makasih ya sayang, Bunli bangga dan sayang sama Agha
Kronologis:
Comments are off for this postSharing Yubiami Dengan Ibu PKK
Seperti Cinta
Pak Amrizal Salayan St. Perpatih Bertanya, Pertanyaannya Menjawab
Plato dan Internet, Makanan Bermagnet, Tas Imut Kain Velt
Biru-biru Bertamu
Boehmeria Nivea dan “Boehmeria Nivea”
Jadi, Jodoh Itu Dicari atau Ditemukan ?
Dua Kali Dua Sama Dengan Empat
Tobucil dan Kegilaan
Seseorang yang Ingin Tahu Jawaban Kak Syaraf
Here, There, and Everywhere
Siapa Mau Ikut Bazaar Crafty Days #3
Lihat Langit (Fillosofi Rasa Damai)
Ke Festival Rajut Indonesia 2009

di Festival Rajut
Ini cerita 2 minggu yang lalu. Ternyata Bunli kesampaian hadir di Festival Rajut Indonesia 2009 yang tanggal 12 Juli 2009 di Museum Bank Mandiri. Awalnya agak2 pesimis, karena khawatir Yahyo masih terjerat dengan kesibukan seputar pemilu. Sampai dilokasipun juga akhirnya telat dari waktu yang diinginkan, sesi yang dibawakan Thata Pang gak jadi Bunli ikuti, untungnya masih bisa ketemu dengan beliau.

Bersama Thata Pang dan warga Dinamic Crochet
Setelah telpon-telponan dengan “miss Granny” Fenny, akhirnya Bunli dan Agha ketemu dengan mbak Thata dan warga DC (dinamic crochet) lainnya; Yahyo menyusul karena parkir dulu. Waaa, ternyata gak dimilis gak di FB, pas kopi darat-pun Agha langsung banyak penggemar. Hehehe, tante-tante DC-nya Agha memang penasaran sama Agha, dan Agha seperti ngerti aja (lihat aja foto2nya), dia gak rewel minta mimik maupun tidur, padahal sudah waktunya dia mimik. Nangisnya cuma sebentar, mungkin pas ngantuk tapi ogah rugi melewatkan acara, hehehe. Bahkan ada satu pasangan dengan 2 anaknya yang gak bergeming saat lewat tempat kita ngumpul2 karena ngeliatin Agha, sampai si ibu minta ijin mau foto Agha!, wah wah nak… kecil2 udah begini.
Oh ya, karena ke festival rajut, jadi Agha juga pakai rajutan doong. Agha pakai jaket rajut hijau buatan Bunli dan topi rajut hadiah dari mbak Thata, Bunli? cukup bawa tas rajut warna eskrim andalan Bunli. Setelah kumpul2 dan berkeliling, akhirnya kami pulang karena Agha sudah capek.
Comments are off for this post










