Rajut Merajut

Kumpulan blog mereka yang suka merajut ;)

Archive for the 'pengumuman' Category

Pemutaran Kompilasai Shok! di Tobucil


SHOK! 30 Oktober 2007
Pk. 19.00 Wib
di Tobucil & Klabs
Jl. Aceh No. 56 Bandung

Dalam aktivitas menunggu bis, penonton dan pembuat film dihadapkan dengan kenyataan lapis ke entah. Sikap para pengguna bis kota secara bawah sadar terbentuk oleh berbagai faktor di atas. Partisipan, sebagai agen diharapkan mampu menemukan identitas kota dan refleksi diri mereka bukan semata yang dibentuk namun juga sebagai bagian dari pembentukan identitas itu sendiri.

SHOK! "Jalan-Jalan Keliling Jawa" mengangkat tema Menunggu Bis! untuk bersama berusaha menemukan identitas kota, sebagai ruang maupun atmosfir pembentuk, bukan dengan kembali menggunakan keunikan fisik historikal yang dimiliki oleh masing-masing kota.

"TERBAIK"
Umum Khusus (A. Aldorio S/ 4'53)
Gubrius (Sabiq Langlang Buono/2'39)
Patient! (Anang Saptono, Ultraman/4'05)
Injit-injit (Andry Wibowo/2'22)
Halte Insecure...?? (Henky Supriyanto, Gilang Fajar, Adjeer Van Leichtenstein/2'32)

"TERPUJI"
K.O.Y.A (Ismail Basbeth/2'56)
Ladies First (Bramantyo Suryo Putro, Dino Prihatino/2'25)
Beware!!! (Ardiy/0'34)
Songo Sewu Sono Sewu (Kgs. Alvi Afriandi/4'59)
Voice Over (Bambang "ipoenk' K.M/2'05)

SHOK! Screening Hall on Kinoki adalah forum diskusi bulanan, dikemas secara tematis dengan film pendek sebagai fokus bahasannya. Diselenggarakan sejak bulan November 2006, SHOK bertujuan untuk menyediakan diri sebagai ruang apresiasi bagi setiap pencinta dan penggiat film pendek untuk bersama mendiskusikan karya dari sudut manapun dengan cara yang menggelitik.

Tentang Kinoki: http://www.kinokijogja.blogspot.com/

Acara ini kerjasama Kinoki dan Tobucil & Klabs Comments are off for this post

Tobucil & Klabs Libur

TEMAN-TEMAN, SEHUBUNGAN DENGAN LIBUR HARI RAYA IDUL FITRI, KEGIATAN KLABS DI TOBUCIL LIBUR MULAI TANGGAL 8 S/D 21 OKTOBER 2007.
SEDANGKAN TOKONYA TUTUP MULAI TGL 12 S/D 16 OKTOBER 2007.

TERIMA KASIH Comments are off for this post

Crafty Days Let’s Get Crafty


Crafty Days - Let's Get Crafty
8-9 september 2007

tobucil + klabs, jl. aceh 56 bandung (dekat hero jl. aceh) bandung,
tlp: 022-4261548

menampilkan :
- craft + book fair
- demo
- workshop
- gathering komunitas hobi
- knitting
- crochet
- fancy card
- manik-manik
- lampu
- handmade t-shirt
- patchwork
- sulam pita
- accecoris
- frame
- lampion
- knitting yarn
- book fair bersama : omuniuum, lawang buku, tobucil
- reading corner bersama koleksi mama dino (koleksi buku dinosaurus)

craft + book fair mulai pk: 09.00 - 18.00
workshop mulai pk : 13.00 - 18.00
gathering mulai pk : 15.00 - 19.00

crafty days featuring : martina, yulia + ella, ochie, della/audi,
bengkel kreasi 19, esti, reading lights, poppie, rezza adrian, budi
adi nugroho, belinda jasmin, ririe, tipi, the men who craft, omuniuum,
lawang buku, tobucil, mama dino

for more info : www.tobucil. blogspot. com or call 022-4261548


Untuk keterangan lebih jelas, silahkan klik gambar di atas.
Jangan lupa dateng dan bergembira bersama di crafty days ya teman-teman...:) Comments are off for this post

Bocoran Benang Rajutan Baru untuk Katalog Bulan September



Siap-siap buat para rajut mania, koleksi benang baru untuk rajutan akan segera hadir di katalog bulan September. Comments are off for this post

KULIAH FILSAFAT ISLAM (Tingkat Dasar) ”Jalan-Jalan Menuju Islam, Jalan-jalan Penemuan Kemenangan Diri”

Madrasah Falsafah Sophia bersama Tobucil & Klabs menyelenggarakan Kuliah Filsafat Islam tingkat dasar.

TEMA:

”Jalan-Jalan Menuju Islam, Jalan-jalan Penemuan Kemenangan Diri”

PEMBICARA:
1. Bambang Q-Anees, dosen Filsafat dan Teologi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. *
2. Miftah Fauzi Rahmat*, Wakil kepala sekolah SMA Muthahhari, belajar Filsafat di Qum, Iran.
3. Dede Syarif, pejalan spiritual yang meyakini al-Quran dapat dibuktikan dalam wujud nyata, terukur, dan dapat dialami.
4. Saiful Karim*, pejalan spiritual dan menjadi koordinator pada Pesantren Misykatul Anwar, Bandung.
5. Munir A Muin, pengajar filsafat Agama dan Filsafat Islam di UIN SGD Bandung *
6. Hendariyadi, M.Ag, Pengajar Tafsir dan Hermeneutika al-Quran di UIN SGD Bandung

* dalam konfirmasi

WAKTU DAN TEMPAT
20 s/d 25 September 2007
Pk. 15.00 – 17.30 WIB
Tempat: Tobucil & Klabs
Jl. Aceh No. 56 Bandung Telp. 022 4261548

SASARAN KEGIATAN
Profesional, mahasiswa, peminat kajian Islam

BIAYA KEGIATAN
Biaya untuk mengikuti kuliah ini adalah Rp. 150.000/orang sudah termasuk materi kuliah, snack untuk buka puasa.

INFORMASI DAN PENDAFTARAN
Tobucil & Klabs
Jl. Aceh No. 56 Bandung
Telp. 022 4261548
tobucil@yahoo.com

MATERI PERKULIAHAN

1. Kamis, 20 September 2007

Jalan Iman: Tauhid sebagai Paradigma Hidup
Pemandu: Bambang Q-Anees

Tauhid bukan sekadar monoteisme, namun pandangan hidup yang mengkerangkai semua aspek. Dalam Tauhid dapat ditemukan prinsip bahwa penciptaan Tuhan adalah esa, tauhid menolak segala bentuk diskriminasi berdasarkan ras, warna kulit, kelas, garis keturunan, kekayaan, dan kekuasaan. Tahuid menempatkan manusia dalam kesamaan, menyatukan manusia dan alam sebagai kelengkapan penciptaan Tuhan. Keesaan Tuhan adalah keesaan kehidupan, yaitu tidak ada pemisahan antara spiritualitas dan keduniawian. Tauhid adalah jaringan relasional Islam, yaitu penyatuan seluruh aspek kehidupan dalam satu hukum, satu tujuan dalam Kehendak Allah. Tujuan tauhid adalah untuk menciptakan suatu saling hubungan yang sempurna antar manusia.
- Apa itu Tauhid?
- Memahami Iman, Islam, Ihsan
- Tauhid sebagai Paradigma Hidup
- Tauhid sebagai prinsip Relasional
- Tauhid dan Kesadaran Murni Manusia

2. Jumat, 21 September 2007
Jalan Membaca: Al-Quran sebagai Kitab yang Hidup
Pemandu: Dede Syarif

Islam adalah satu-satunya peradaban yang bertumpu, bersumber pada sebuah Buku Besar: al-Quran. Dari muara al-Quran, lahirlah sebuah peradaban yang menciptakan penemuan yang menakjubkan. Karena itu, Al-Quran bagi orang beriman adalah Kitab yang Hidup, ia terus menyertai kehidupan Manusia dan memberikan jawaban-jawaban atas masalah manusia (kapanpun dan dimanapun).
Bagaimana menjadikan al-Quran sebagai Kitab yang Hidup? Bagaimana mengaktifkan diri sehingga al-quran dapat berbicara pada diri kita? Menjadi materi utama dari sesi ini:
- Mengimani al-Quran sebagai Manual Book bagi Diri dan Kehidupan
- Beberapa Keajaiban al-Quran perspektif al-Quran Visual
- Membaca Diri melalui Ayat-ayat Al-Quran.

3. Sabtu, 22 September 2007
Jalan Ibadah: Pemahaman atas Syari’ah
Pemandu: Hendariyadi, M.Ag

Syari’ah selama ini dipahami sebagai merepotkan (harus shalat lima kali sehari, misalnya) dan menakutkan (hukum pancung, misalnya). Apakah betul begitu? Secara prinsip Syariah terkait erat dengan cita-cita mewujudkan kehendak ketuhanan dan membangun bumi serta memelihara keadilan di antara manusia. Karena terkorupsi oleh pemikiran Eropa yang memandang relasi Tuhan-Manusia sebagai Penindas-Ditindas, ibadah kerap dipahami dalam relasi pemaksaan ini. Dalam terang tauhid, ibadah adalah pemunculan kemurnian kehendak untuk mengikuti jalan Muhammad agar semakin mendekati Tuhan.
Materi ini mencoba membongkar aspek-aspek peribadatan dalam Islam dan hubungannya dengan prinsip tauhid.
- Kenapa Manusia harus ada Ibadah?
- Ibadah bukan sekadar ritualitas Fiqh
- Tujuan pewajiban ibadah (maqashid syar’iyah)
- Prinsip dan Kaidah Hukum Islam (Qaidah Ushul Fiqh)

4. Minggu, 23 September 2007
Jalan Pengetahuan: Epistemologi Islam
Pemandu: Munir A. Muin

Sejak awal perkembangannya, Filsafat Islam mencoba memberikan catatan dan kritik terhadap Filsafat Yunani. Bagi Filsafat Islam, pengetahuan dapat menyesatkan bila hanya bertumpu pada esensi. Filsafat Barat, sekian lama saat setelah dilahirkan, baru menyadari bahwa esensialisme menyebabkan manusia terpasung oleh pengetahuan dan mengalami apa yang disebut Heidegger sebagai ”Lupa-akan-ada”. Bagaimana Jalan Pengetahuan dalam Islam?
Materi ini mencoba menyajikan prinsip-prinsip dasar pengetahuan dalam Islam dan beberapa contoh sederhana epistemologi dalam Islam.
- Perbedaan Ilmu, Pengetahuan, dan Hikmah
- Cara Memperoleh Pengetahuan
- Esensialisme dan Eksistensialisme

5. Senin, 24 September 2007
Jalan Pengelolaan Diri: Filsafat Etika Islam
Pemandu: Miftah Fauzi Rahmat

Keberanian sebenarnya adalah satu tingkat di atas kepengecutan dan satu tingkat di bawah Kekalapan. Kedermawanan sebenarnya satu tingkat di atas kekikiran dan satu tingkat di bawah keborosan. Inilah yang disebut dengan prinsip etika ”Jalan Tengah”. Dalam prinsip ini, ibadah ritual yang berlebihan dianggap sebagai jalan yang melemparkan diri dari kesempurnaannya.
Bagaimana perilaku sehari-hari dikerangkai oleh tauhid dan syariat? Apa yang bisa dicapai dalam Jalan Pengelolaan Diri? Materi ini mencoba mengantarkan pemahaman kita tentang etika dan perilaku sehari-hari sebagai jalan menuju Islam.
- Prinsip-prinsip Pengendalian Diri
- Jalan Tengah sebagai Etika Tertinggi
- Menemukan Tuhan melalui Pengelolaan Diri

6. Selasa, 25 September 2007
Jalan Cinta: Spiritualisme dalam Islam
Pemandu: Saiful Karim

Cinta bukan sekadar erotisme dan sensualisme, cinta adalah jalan menuju Tuhan. Cinta adalah ekspresi terlembut dari ketaatan, cinta dapat dinyatakan pula sebagai prinsip terlembut dari prinsip relasional tauhid. Beberapa sufi menganggap cinta sebagai capaian terakhir dari tauhid, Ibn Arabi misalnya menyatakan bahwa ”Agamaku adalah agama Cinta, Aku akan turut kemanapun dia pergi”.
Bagaimana prinsip cinta dalam Islam? Apa hubungan antara cinta dengan ketaatan ibadah dan tauhid? Pada materi ini semuanya akan dibicarakan:
- Tauhid, Syariat, Tarikat, dan Cinta
- Cinta dan Tangga Spiritual
- Islam sebagai Agama Cinta Comments are off for this post

Workshop Menulis Feature dan Artikel untuk Media

Download Flyer: Workshop Penulisan.pdf

Menulis Feature dan Artikel untuk Media

* Apa dan mengapa menulis media
* Feature dan artikel yang dibutuhkan media
* Jenis-jenis feature dan artikel
* Menggali ide dan mengumpulkan bahan
* Menulis ringkas, jelas dan bergaya
* Membangun motivasi menulis
* Metode Quantum Writing
* Creative Non-Fiction (teknik penulisan non fiksi kreatif)
* Jika otak buntu menulis


Workshop Intensif

* Maksimal peserta 20 orang per kelas
* Proyek akhir: peserta menulis karya jadi untuk dikirim ke media
* Total waktu belajar dan latihan 12 jam
* Waktu workshop 12 jam (2 hari)
* Sabtu dan minggu, 15-16 September 2007, mulai Pk. 9.00 - 16.00
* Biaya workshop Rp. 300.000

Tempat Workshop dan pendaftaran
Tobucil & Klabs
Jl. Aceh 56 Bandung
Telp. 022 4261548

Farid Gaban memulai karir jurnalistiknya sebagai wartawan Tempo Biro Bandung (1984). Meninggalkan kuliahnya tanpa lulus di Jurusan Planologi, ITB dan lebih memilih berkarir sebagai jurnalis. Sempat bekerja di Editor (1987-1990), Berita Buana "Manajemen Baru" (1990-1991), Republika, Tempo dan kini di kantor berita Pena Indonesia yang didirikannya.
Lebih jauh tentang Farid Gaban klik disini

Acara ini terselenggara atas sinergi:
Pena Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen Kota Bandung, Tobucil & Klabs


Comments are off for this post

Pelatihan Critical Discourse Analysis (CDA)

Download flyer (Critical Discourse Analysis Workshop.pdf)

Salah satu ragam riset yang berkembang pesat dalam studi komunikasi berfokus pada kajian media. Tidak lagi berkutat pada analisis isi dan kajian kuantitatif, riset media kini merambah pendekatan-pendekatan baru yang diperkaya lewat kontribusi paradigma-paradigma mutakhir dalam kajian komunikasi. Salah satu ragam kajian yang berkembang adalah Analisis Wacana Kritis, atau Critical Discourse Analysis, (CDA).

Sayangnya, walau penelitian dengan CDA menjamur di mana-mana, masih banyak calon peneliti yang kebingungan menerjemahkan teori-teori wacana dalam praktik penelitian maupun analisis. Pelatihan CDA yang kami tawarkan di sini dimaksudkan untuk membantu peserta memahami landasan CDA, ragam metode CDA, dan penerapan teori-teori Kritis dalam analisis. Karena itu, kurikulum pelatihan ini disusun sedemikian rupa, guna memberikan landasan teoritis yang memadai sekaligus mempraktikkan CDA.

Materi tiap pertemuan:
1. General Introduction
- pengantar menuju metode kualitatif. Memperkenalkan tujuan, signifikansi, diikuti dengan penjelasan tentang teori-teori dasar yang melandasi CDA. Dalam sesi ini, peserta juga akan diajak untuk mencermati pemetaan CDA dan karakteristiknya masing-masing. Beberapa contoh terbaik penelitian CDA akan diperkenalkan.
2. Ragam Metode Kualitatif: Norman Fairclough
- Norman Fairclough adalah salah satu teorisi dan periset media yang merumuskan model CDA. Model CDA Fairclough termasuk yang paling populer, karena walau pun ringkas, namun mampu menyentuh banyak level analisis media. Seperti apa metode CDA Fairclough, bagaimana mengaplikasikan metode ini dalam penelitian, apa spesifikasi khusus CDA Fairclough yang membedakannya dengan metode CDA lainnya, itulah yang akan dibahas dalam sesi ini.
3. Ragam Metode Kualitatif: Sara Mills
- Sara Mills dikenal sebagai perumus model CDA berbasis gender. Pada perkembangan selanjutnya, model CDA Sara Mills akhirnya tidak cuma digunakan untuk menyentuh permasalahan berwajah 'feminis'--tetapi juga dalam penelitian di ranah-ranah lain yang berkaitan dengan ketimpangan dan ketidaksetaraan. Cari tahu lebih banyak tentang model CDA Sara Mills, serta bagaimana mengaplikasikannya dalam penelitian dalam sesi ini.
4. Ragam Metode Kualitatif: Teun A. van Dijk
- Model CDA Teun A. van Dijk termasuk yang paling banyak dipakai, juga yang paling banyak disalahkaprahkan. Kendati demikian, minat orang untuk mengaplikasikan model CDA Van Dijk tak pernah surut. Maklum, model CDA Van Dijk menyentuh banyak level analisis, dan tergolong sederhana namun cakupannya mendalam. Agar tidak terjebak dalam salah kaprah memahami Van Dijk dan teorinya, maka sesi ini mengangkat model CDA Van Dijk, spesifikasinya, serta evaluasi.
5. Latihan 1: Menerapkan CDA
6. Latihan 2: Menerapkan CDA
Di luar ketiga model CDA di atas, pelatihan ini menawarkan alternatif model CDA lainnya, seperti model analisis Ruth Wodak, Shoemaker-Reese, dll.

Instruktur:
Santi Indra Astuti (Dosen Fikom Unisba, Research Fellow LIPI, dan Research and Development Bandung School of Communication Studies).

Peserta pelatihan
Mahasiswa studi komunikasi, peminat kajian komunikasi, pers, LSM, dosen, dan lain-lain.

Waktu dan tempat
Pelatihan ini terdiri dari 6 kali pertemuan @ 2 x 60 menit.
Mulai tanggal 17,19,20, 24, 26,27 September 2007
Pk. 15.00 -17.00

Biaya Pendaftaran
Rp. 300.000 (termasuk workshop kit, sertifikat, dan snack buka puasa)

Tempat dan Pendaftaran Workshop
Tobucil & Klabs
Jl. Aceh No. 56 Bandung
Telp. 022 4261548


Acara ini diselenggarakan oleh
Bandung School of Communication Studies dan didukung oleh Tobucil & Klabs Comments are off for this post

Crafty Days – Let’s Get Crafty: Open Call for DIY Project



Halo.. halo...
Buat kamu yang punya hobi prakarya terutama needle work (apapun yang berhubungan dengan jarum dan benang) dan paper work (apapun yangberhubungan dengan kertas), silahkan bergabung di crafty days pertama yang akan diselenggarakan tgl 8-9 September 2007 di tobucil & klabs Jalan aceh 56 Bandung. Kamu bisa memamerkan karya kamu, jualan karyamu sendiri, demo pembuatan atau bikin workshop di acara ini. daftarkan diri kamu segera.

Syarat pendaftaran:
Semua produk merupakan hand made produk.
Bisa peroragan atau kelompok.
Biaya pendaftaran: Rp. 100.000/meja untuk 2 hari atau Rp. 100.000 perworkshop atau Rp. 50.000 untuk titip jual produk.
Mengisi formulir pendaftaran.

Informasi dan pendaftaran hubungi:
Tobucil & Klabs Jalan aceh 56 Bandung telp. 022 4261548...

Pendaftaran selambat-lambatnya tgl. 25 agustus 2007..
buruan jangan sampai ketinggalan..!!!

Brought to you by
tobucil & klabs
Supporting Do It Yourself Project Comments are off for this post

Tobucil & Klabs Pindah Rumah


Pengumuman... Pengumuman...

Mulai tanggal 7 Juli 2007, Tobucil & Klabs pindah ke tempat baru. Banyak yang nanya kenapa pindah? Jawabannya memang sudah waktunya pindah ... hehehehhe.. :D

Ditunggu ya kehadirannya di tempat baru...

Salam,
Tobucil & klabs
'Literacy in your everyday life'
Jl. Aceh 56 Bandung 40113
T/F. 022 4261548
email: tobucil@yahoo.com
blog: www.tobucil.blogspot.com
http://tobucil.multiply.com

Ngintip tobucil baru: klik album foto..
Comments are off for this post